Be a Sociology Student

Ketika pertama kali gue memilih sosiologi sebagai jurusan yang gue ambil saat masuk kuliah, gue gak pernah berpikiran bahwa menjadi seorang sosiolog akan serumit dan sesulit ini. Apalagi saat itu yang gue pilih adalah pendidikan sosiologi dimana gue dipersiapkan sebagai guru sosiologi. Awalnya gue berpikir nantinya gue akan belajar teori aja. Tapi nyatanya gue salah. Porsi yang gue dapatkan dengan mahasiswa sosiologi murni hampir sama. Kalau dosen gue bilang, kalian para calon guru sosiologi, adalah sosiolog yang punya lisensi buat ngajar. Kerjaan kita gak cuma sekeda ngajar. Tapi juga ikut meneliti. Guru sosiologi yang baik adalah guru yang bisa melakukan riset dan hasil riset yang ia buat diberikan kepada murid mereka sebagai bahan ajar. Gak mudah sih emang, tapi itulah esensi sesungguhnya dari seorang guru sosiologi. Bahan ajar yang kita kasih gak cuma semata dari buku cetak ala-ala yang ada di toko buku aja. Tapi juga berasal dari penelitian mutakhir. Karena sosiologi adalah ilmu yang terus berkembang mengikuti keadaan masyarakat yang terus dinamis tanpa henti.

Saat gue masuk di semester pertama, gue merasakan shock culture. Sosiologi yang gue pelajari di SMA sangat JAUH berbeda dengan sosiologi yang gue dapatkan di kuliah. Bisa dibilang, sosiologi yang gue dapat di SMA itu cuma permukaan aja. Maklum aja sih, ya. Anak SMA juga gak akan bisa menyerap materi sosiologi yang sesungguhnya. Terlalu berat bro ! Gue gak pernah berpikir kalau jadi sosiolog itu artinya gue harus meneliti. Dan menurut gue jadi peneliti dalam bidang sosial itu gak gampang.

Banyak orang yang berpikir kalau jadi sosiolog atau kuliah di jurusan sosiologi itu gampang dan enak karena kerjaannya jalan-jalan mulu. Yeah, gue memang mengakui kalau kuliah di jurusan sosiologi itu kerjaannya jalan-jalan terus. Tapi disini gue harus bilang kalau jalan-jalannya mahasiswa sosiologi itu bukan untuk sekedar jalan-jalan hiburan doang. Kita jalan-jalan sekaligus penelitian. Dan penelitian kita itu bukan sekedar tanya sana-sini secara serampangan aja. Penelitian yang kita lakukan butuh perencanaan yang matang dan sistematis. Kalau misalnya kamu suka dengan dunia penelitian terutama di bidang sosial, sosiologi adalah bidang yang tepat.

Di semester pertama gue kuliah di sosiologi, gue udah disuruh melakukan penelitian sama dosen-dosen gue. Di semester pertama gue udah melakukan tiga penelitian dan observasi lapangan. Meskipun bukan penelitiannya gak begitu dalam dan cuma mencakup pencarian data yang bersifat dasar, buat gue yang waktu itu masih mahasiswa semester satu sosiologi, gue merasa hal itu adalah hal yang berat. Gue masih bingung tentang penelitian dan hal apa aja yang harus gue lakuin. Ditambah, gue itu belum dapet mata kuliah metode penelitian. Makin bingung lah awak !

Jadi mahasiswa sosiologi itu ada susah dan senangnya. Susahnya ketika kita cari informan atau responden pas penelitian. Gak semua informan atau responden mau dijadiin sebagai sumber data kita pas penelitian. Kadang kita ditolak, diomelin dan dicuekin. Derita lain yang dirasain ketika jadi mahasiswa sosiologi adalah ketika selesai turun lapangan, terus kita presentasi ke dosen dan ternyata data kita kurang. Alhasil kita harus turun lapangan lagi, cari informan dan responden lagi buat melengkapi kekurangan dalam penelitian kita. Kalau lokasi penelitian yang kita teliti dekat jaraknya sih gak masalah. Kalau jauh ? Ya wasalam aja deh.

Meskipun begitu jadi mahasiswa sosiologi enak. Jujur, gue itu orangnya anti sosial parah, pemalu dan jarang ngomong. Semenjak gue jadi mahasiswa sosiologi, gue jadi sedikit terbuka dan sering ngobrol sama banyak orang. Gue dulu suka banget sendirian. Tapi sekarang ketika gue lagi sendirian, gue merasa risih dan pengennya ditemenin. Jadi mahasiswa sosiologi juga menjadikan diri gue sebagai orang yang tidak menjustifikasi apa yang gue lihat. Sebagai calon sosiolog, gue selalu diajarkan untuk tidak non-etis. Gue diajarkan untuk tidak menilai sesuatu sebagai hal yang bai atau buruk. Melainkan, gue harus melihat kenapa sesuatu itu bisa terjadi, apa penyebabnya dan bagaimana. Kadang itulah yang ngebuat gue suka berdebat sama orang disekeliling gue. Semenjak gue jadi mahasiswa sosiologi, gue jadi anti gitu sama orang yang sifatnya suka menuduh tanpa tahu kronologi atau alasan dia melakukan hal tersebut. Terlebih, ketika tuduhan itu sifatnya belum tentu benar.

Dulu, gue selalu punya impian untuk kuliah di bidang dimana gue akan berkecimpung di dunia penulisan dan membaca. Gue pikir sastra adalah bidang yang akan gue masuki. Tapi nyatanya gue malah masuk sosiologi. Di sosiologi gue juga diajarkan buat menulis dan gue dituntut untuk baca banyak buku (walaupun faktanya sampai saat ini gue masih suka males buat baca buku selain karya sastra dan novel). Jadi secara garis besar impian gue terwujud. Walaupun agak meleset dari ekspetasi.

Banyak perngalaman berharga yang gue alami selama jadi mahasiswa sosiologi. Selama enam semester terakhir, gue pergi ke banyak tempat untuk melakukan banyak penelitian. Dan menurut gue yang paling berkesan adalah ketika gue pergi ke Baduy Dalam dan Pangandaran. Selama jadi mahasiswa sosiologi gue juga banyak ketemu orang dengan masalah mereka yang berbeda-beda. Gue jadi lebih berpikir terbuka dan gak hanya melihat suatu hal dari satu sisi aja.

Ini adalah tahun ketiga gue jadi mahasiswa sosiologi. Sekarang gue semester enam dan sebentar lagi gue akan merubah gelar gue dari mahasiswa sosiologi menjadi guru sosiologi sekaligus sosiolog. Gue memang belum yakin apakah gue akan jadi guru atau berkecimpung di bidang yang sekarang gue tekuni. Tapi yang jelas, ingin jadi apa gue nanti, gue berharap itu adalah terbaik.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s