Pohon Kehidupan

tree-of-life-spring

Biasanya, para wanita akan merasa jengah, malu atau cangung ketika menonton film romantis bersama dengan seorang pria. Terlebih ketika film tersebut menayangkan adegan romantis atau bahkan adegan yang membuat siapapun melotot atau sekedar berdehem. Tapi tidak dengan Lee Hyojoo.

Sudah hampir satu jam film yang mereka tonton dipuar. Tapi Chanyeol sama sekali tak melihat gerak-gerik yang menunjukan bahwa Hyojoo merasa jengah, malu atau canggung ketika beberapa adegan romantic di tayangkan. Gadis itu hanya menatap datar layar televisi di depannya dan memeluk mangkuk besar berisi pop corn.

Chanyeol mengerahkan tangannya ke depan wajah Hyojoo. Gadis itu menampar tangan Chanyeol agar tak menghalangi pandangannya. Chanyeol bisa memastikan kalau gadis itu tak sedang melamun. Hyojoo meraih segenggam pop corn dan memasukannya ke mulut seperti orang barbar.

Chanyeol mengernyit. “Itu mulut apa tong sampah ? Gede banget,” ujar Chanyeol membuat Hyojoo mendelik. Tapi kemudian ia kembali fokus menonton.

Chanyeol mengulurkan tangannya hendak mengambil pop corn. Tapi Hyojoo langsung mencegahnya.

“Pelit,” kata Chanyeol sambil memanyunkan bibir.

“Bodo amat !” kata Hyojoo lalu memakan pop corn dengan gusar. “Hei, bisa ganti film, gak ? Aku jijik nonton film romantic kayak gini.”

Chanyeol melongo. Jika ia ditanya gadis mana yang tak suka dengan film romantis, maka ia akan dengan tegas menjawab “Lee Hyojoo”.

“Tanggung. Sebentar lagi selesai,” kata Chanyeol. Ia meraih mangkuk pop corn yang dipegang Hyojoo dengan paksa. Chanyeol tersenyum puas ketika ia berhasil merebut mangkuk itu.

Hyojoo mendengus. Ia menatap layar televisi dengan tatapan memicing. “Tidak realistis.”

“Apanya ?”

“Mana ada orang yang udah meninggal bisa hidup lagi karena kejatuhan air mata !”

Chanyeol tertawa hingga pop corn yang ada di mulutnya berhamburan keluarkan. “Namanya juga film.”

“Aku prihatin dengan filmnya. Gak kreatif !”

Chanyeol hanya menganggukan kepalanya dan menikmati pop corn dengan senang hati.

Hyojoo mengambil remote televisi dan kemudian menekan tombol power. Layar televisi seketika berubah menjadi gelap.

“Yah ! Kenapa dimatikan ?!” seru Chanyeol.

“Bosan !”

Chanyeol mendecak. “Kalau gak mau nonton, tidur saja sana !” kata Chanyeol. Ia kembali meraih remote dan menyalakan televisi.

Selama kurang lebih lima menit, Chanyeol maupun Hyojoo terdiam. Tapi kemudian Hyojoo mulai membuka suara.

“Chanyeol,”

“Hm…”

“Rasanya enak yaa jadi pembuat film.”

“Kenapa memangnya ?”

“Bisa menentukan jalan cerita tiap tokoh yang ada di dalamnya. Mereka bisa dengan sesuka hati menentukan takdir para tokohnya. Apakah mereka akan berakhir dengan bahagia atau tidak. Seandainya di dunia nyata, kita juga bisa menentukan takdir kita sendiri. Seperti sutradara yang menentukan takdir para tokohnya.”

Chanyeol terdiam mendengar perkataan Hyojoo. Ia meletakan mangkuk pop cornnya di atas meja dan tersenyum miring.

“Kau tahu Hyojoo, mungkin kita tak bisa menentukan takdir kita. Karena pada dasarnya hanya Tuhan yang bisa menentukan takdir kita. Tapi meskipun begitu, kita bisa merubah nasib kita. Takdir kehidupan itu bagaikan cabang pohon. Selalu ada pilihan dan setiap pilihan yang kita ambil akan menentukan jalan hidup kita. Masih ingat teori butterfly effect yang kau lontarkan padaku ? Setiap keputusan yang kita ambil saat ini…”

“akan mempengaruhi masa depan kita,” Hyojoo melanjutkan perkataan Chanyeol. “Ya, aku tahu.”

Chanyeol tersenyum dan mengacungkan jempolnya.

“Ya, aku mengerti,” kata Hyojoo lalu kembali menatap layar televisi yang saat ini sedang menayangkan kredit karena film sudah usai.

Semua yang dikatakan Chanyeol ada benarnya. Mungkin kita tidak bisa merubah takdir. Tapi kita bisa merubah nasib. Jalan hidupmu tergantung pada pilihanmu. Hanya saja, apakah kau cukup berani untuk bisa memilih. Atau pasrah dengan keadaan yang memilih untukmu.

-end

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s